Education

Sekolah Khusus Alharin

Sebagai wujud pelayanan dan peningkatan mutu pendidikan, maka Sekolah Khusus Al-Azhar Harapan Indah mulai menerima dan mendidik siswa berkebutuhan khusus pada tahun ajaran 2013/2014. Adapun program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah ini merupakan program pembelajaran individual (PPI).

        Program Pembelajaran Individual/Individualized Educational Program (PPI/IEP) merupakan sebuah program tertulis yang dibuat khusus untuk masing-masing dari setiap siswa. Program ini berisi serangkaian program pembelajaran dan sedemikian rupa kegiatan yang mendukungnya. PPI dirancang dengan target spesifik dan akan disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan tiap individunya. PPI juga berfungsi sebagai sumber daya dan database untuk orangtua dan pihak terkait dengan proses pendidikan akademik, mental, dan perkembangan anak secara keseluruhan. Program ini akan dan harus di evaluasi secara berkala.

         Sekolah Khusus Al-Azhar Harapan Indah juga berencana mengedepankan program vokasional kepada siswa. Tujuan dari program ini adalah agar siswa mampu menjadi seorang pemilik usaha, atau menjadi pekerja yang terampil dari sebuah tempat yang produktif. Di setiap kegiatan yang dilaksanakan, siswa memiliki portofolio tersendiri yang berguna sebagai bukti fisik hasil karya siswa. Portofolio akan berisi produk hasil kerajinan siswa,lembar kerja dan gambar aktifitas siswa.

         Di setiap akhir semester siswa akan menerima buku laporan pendidikan (raport). Laporan ini akan diberikan dalam bentuk narasi terperinci, menjelaskan mengenai perkembangan pendidikan serta perkembangan mental siswa, pelaksanaan dari program dan saran dari guru untuk siswa. Dengan demikian diharapkan akan memudahkan pembaca dalam memahami program selanjutnya yang direncanakan untuk siswa.

KB/TK Alharin

adalah bagian dari PAUD dan bersifat prasekolah dimana usia TK adalah usia perkembangan individualitas, ego, imajinasi dan kreativitas yang pesat. Secara sosial, usia TK adalah usia pra-mandiri, co-player (sama-sama bermain) dan non-disiplin. Pembelajaran terbaik pada usia TK adalah bermain eksploratif yang bersifat deformatif dan imajinatif. Pendidikan TK sepenuhnya non-akademik namun mempersiapkan anak menuju pendidikan klasikal.

Atas dasar tersebut diatas, maka kurikulum yang dikembangkan di TK Islam Al-Azhar Harapan Indah dikembangkan dan disusun berdasarkan tahap perkembangan anak untuk mengembangkan seluruh potensi anak. Kurikulum yang dipakai merupakan panduan yang terintegrasi antara kurikulum berbasis sentra dan kurikulum agama.

       Membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan pisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki  pendidikan  dasar.

SD Alharin

        Sekolah Dasar Islam Al-Aẓhar Harapan Indah merupakan sekolah yang sudah memiliki izin beroperasi dengan nomor 421.2/kep.754-Disdik/XI/2013 serta mengemban visi dan misi yayasan  sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan pendidikan karakter yang Islami sebagai dasar dari layanan pendidikan formal. Untuk merealisasikan visi dan misi dilakukan dengan pengembangan program-program layanan yang tidak hanya bersifat akademik tetapi juga layanan pendidikan non akademik.  Dengan demikian Insya Allah, kami berupaya memberikan layanan pendidikan yang terbaik dalam rangkan mencerdaskan anak bangsa sekaligus mewujudkan cita-cita pendidikan nasional.

1) Kurikulum

Kegiatan pembelajaran menyelaraskan kurikulum KTSP dan kurikulum 2013 dengan  program Tematik berkala dan berkesinambungan.

2) Struktur Kurikulum

NoKomponenIIIIIIIVVVI
               Kelompok A
1   Pend. Agama444444
2   PPKN566444
3   Bahasa Indonesia8810777
4   Matematika566666
5   IPA333
6   IPS333
Kelompok B
7 Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal*)444555
8 Pend. Jasmani, OR & Kes444444
Total Jam Kurnas303234363636
Muatan Lokal
9Al-qur’an hadits222222
10Bahasa Arab111
11Bahasa Inggris222222
12Science111111
13Math111111
14Komputer111111
15Pramuka22222
16Pendalaman Materi4
Total Jam Lokal999101012
Jumlah394143464648

* Eskul wajib ( dibiayai sekolah )

** Eskul pilihan ( dibiayai oleh orang tua siswa )

3) Muatan Kurikulum

a) Kelas Kecil (Kelas I – Kelas II)

1) Muatan kurikulum untuk kelas kecil diberikan dalam bentuk pembelajaran pendekatan tematik merupakan bentuk pembelajaran dengan penyampaian materi mengikuti keterkaitan tema antara mata pelajaran yang satu dengan yang lainnya.

2) Untuk kelas kecil tenaga pendidik menggunakan system guru kelas, yang artinya adalah 1 orang guru mengajar beberapa mata pelajaran dan menggunakan guru pendamping.

b) Kelas Besar ( Kelas III – Kelas VI )

System pembelajaran yang diberlakukan untuk kelas besar perpaduan antara wali kelas dan guru bidang studi. Hal ini dilakukan agar pengembangan materi pembelajaran akan lebih “kaya” dengan mengampu pada kopetensi bidang keahlian guru.

4) Tenaga Kependidikan

Tenaga pendidik merupakan pengajar/ guru yang telah diberikan penugasan oleh kepala sekolah untuk mendidik dan mengajar mata pelajaran dengan tujuan pencapaian kompetensi siswa sesuai kurikulum yang berlaku. Tenaga pendidik yang tersedia terdiri dari:

a) Wali Kelas/Guru Kelas

1) Merupakan jabatan fungsional bagi guru tetap, sehingga selain bertugas untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar tetapi juga berfungsi untuk menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan kelas.

2) Menjalin komunikasi aktif dengan orang tua / wali murid, agar segala kendala yang dihadapi oleh siswa dapat diselesaikan.

3) Melakukan fungsi pembinaan / pengarahan/ bantuan kepada siswa mengenai tata tertib sekolah, pembelajaran, hubungan antar siswa (pelaku), dll.

b) Guru Pendamping

Guru pendamping adalah tenaga pendidik yang bertugas mendampingi guru kelas dalam kegiatan belajar – mengajar, terutama pada kelas I.

c) Guru Intrakulikuler

Guru Intrakulikuler merupakan tenaga pendidik pendukung dalam kegiatan KBM  sekolah. Dimana setiap siswa wajib mengikuti program tersebut sesuai jadwal dan kelasnya yang berlaku.

d) Guru Ektrakulikuler sama dengan tenaga pendidik di luar jam sekolah (khusus Sabtu).

5) Kelulusan

Dalam evaluasi akhir masa sekolah ( kelulusan ) di SDI  Al-Azhar Harapan Indah  adalah dalam bentuk penilaian mulai dari kelas 4 smt 1 s.d  kelas VI,  Ujian Sekolah (US)  dan Ujian Nasional ( UN ). Namun untuk mencapai proses tersebut harus melewati beberapa hal, yaitu :

a) Penyelenggaraan Ujian

b) Rapat Ujian Sekolah

c) Pelaksanaan Kelulusan

Ketiga komponen tersebut merupakan proses evaluasi sekolah dan merupakan kewenangan mutlak oleh pihak sekolah.

6) Proses Pembelajaran

Setelah resmi menjadi siswa/i SDI Al-Azhar Harapan Indah , Siswa akan menjalani seluruh proses pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah. Adapun proses pembelajaran terdiri dari :

a) Pembelajaran yang bersifat teori

Pembelajaran yang bersifat teori, yaitu suatu program pembelajaran yang mengkaji setiap mata pelajaran secara teoristis dengan tujuan membina dan menambahkan kompetensi siswa. Penyajian materi dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain, penyampaian materi, diskusi, penugasan, dan kegiatan lain yang dirasa perlu.

b) Pembelajaran yang bersifat praktek

Suatu program pembelajaran stimulatif yang melatih siswa untuk membuat perencanaan atau percobaan dalam mata pelajaran. Kegiatan ini dapat dilakukan didalam kelas ataupun diluar kelas.

c) Pembelajaran di luar kelas (outing/ in house)

Suatu program pembelajaran yang mengupayakan pemberian pengalaman nyata terhadap siswa di luar sekolah ataupun mengundang pihak ketiga. Dengan harapan agar siswa memperoleh pengetahuan dan pengembangan materi.

d) Problem Based Learning (PBL)

Merupakan suatu strategi Pembelajaran Berdasarkan Masalah. System ini dapat dilakukan melalui soal cerita maupun diskusi mengenai topik yang dipilih. Strategi ini dil;akukan agar siswa mempunyai keterampilan akademis, belajar secara aktif dan mandiri serta mampu berpikir kritis.

7) Ketentuan Akademik

Standar nilai setiap mata pelajaran berbeda-beda sesuai dengan kriteria ketuntasan Minimal (KKM) yang telah di tetapkan oleh sekolah melalui analisa  kompetensi inti pada seriap mata pelajaran

a) Sistem Penilaian

Sistem penilaian rapor diperoleh dari nilai-nilai sebagai berikut yaitu :

1. Nilai sikap Religius

2. Nilai  Sikap

3. Nilai Pengetahuan

4. Nilai Keterampilan

Ke empat komponen penilaian diatas diperoleh melalui serangkaian proses mulai dari nilai tes harian, tugas/latihan,  tes tengah semester (UTS), tes semester(UAS/UKK)

Jenis penilaian mengikuti ketentuan kurikulum yang berlaku . Untuk setiap mata pelajaran aspek penilaian berbeda berdasarkan karakteristik mata pelajaran tersebut. Jenis penilaian yang dilakukan adalah melalui tes dan non tes.

Tes meliputi tes tertulis, tes lisan, dan tes perbuatan. Tes perbuatan/sikap dapat berupa kinerja (performance), penugasan (project), dan hasil karya (product). Sedangkan non tes dapat berupa pengamatan/ observasi (sikap, minat, dan fortofolio).

b) Kegiatan Pembelajaran Diluar Kelas

Selain pembelajaran yang dilakukan dikelas di SDI Al-Azhar Harapan Indah juga terdapat program pembelajaran diluar kelas (outing/Fieldtrip dan Inhouse ). Kegiatan outing dilakukan dengan mengunjungi suatu objek pembelajaran yang terdekat di sekitar lokasi sekolah seperti pasar tradisional, pasar swalayan dll. Sedangkan Fieldtrip mengunjungi obyek belajar seperti pabrik, museum, tempat wisata dll. Dan  untuk kegiatan in house sendiri  dapat mengundang nara sumber untuk mengisi kegiatan di sekolah .

c) Program outing dan Fieltrip:

Outing   1 x

Fieldtrip 1 x

Inhouse 1 x

SMP Alharin

       Era globalisasi adalah tantangan besar bagi dunia pendidikan Islam. Untuk itu SMP Al-Azhar Harapan Indah (ALHARIN) yang merupakan sekolah yang sudah memiliki izin beroperasi dengan nomor 421.3/Kep.755-Disdik/XI/2013 dengan strategi pendidikan Holistik yang telah dianalisa secara professional, Insya Allah telah siap mengatasi  tantangan dan masalah pendidikan ini dengan program-program. Kami yakin bahwa kemampuan-kemampuan yang diharapkan itu dapat diwujudkan dalam proses pendidikan Islam yang berkualitas, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berwawasan luas, unggul dan profesional, yang akhirnya dapat menjadi teladan yang dicita-citakan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

         Dengan system pendidikan holistik yang dilakukan dengan efektif, kreatif dan inovatif dapat tercapai. Untuk itu hendaknya ada upaya-upaya dilakukan seperti berikut ini:

         Pertama, orientasi pendidikan Islam harus lebih ditekankan kepada aspek afektif dan psikomotorik. Artinya, pendidikan lebih menitik beratkan pada pembentukan karakter peserta didik dan pembekalan keterampilan atau skills,  agar setelah lulus mereka tidak mengalami kesulitan dalam  mencari pekerjaan daripada hanya sekadar mengandalkan aspek kognitif (pengetahuan).

        Kedua,dalam proses belajar mengajar guru harus mengembangkan pola student oriented  sehingga terbentuk karakter kemandirian, tanggung jawab, kreatif dan inovatif pada diri peserta didik, dengan teknik pembelajaran PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran aktif, inovatif,  kreatif, efektif dan menyenangkan serta gembira dan berbobot).

SMA Alharin

SMA Al-Azhar Harapan Indah Menjadi Peserta Olimpiade Indonesia Cerdas

           Era globalisasi adalah tantangan besar bagi dunia pendidikan Islam. Untuk itu SMA Al-Azhar Harapan Indah (ALHARIN) dengan strategi pendidikan Holistik yang telah dianalisa secara professional, Insya Allah telah siap mengatasi  tantangan dan masalah pendidikan ini dengan program-program. Kami yakin bahwa kemampuan-kemampuan yang diharapkan itu dapat diwujudkan dalam proses pendidikan Islam yang berkualitas, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berwawasan luas, unggul dan profesional, yang akhirnya dapat menjadi teladan yang dicita-citakan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

         Dengan system pendidikan holistik yang dilakukan dengan efektif, kreatif dan inovatif dapat tercapai. Untuk itu hendaknya ada upaya-upaya dilakukan seperti berikut ini:

         Pertama, orientasi pendidikan Islam harus lebih ditekankan kepada aspek afektif dan psikomotorik. Artinya, pendidikan lebih menitik beratkan pada pembentukan karakter peserta didik dan pembekalan keterampilan atau skills,  agar setelah lulus mereka tidak mengalami kesulitan dalam  mencari pekerjaan daripada hanya sekadar mengandalkan aspek kognitif (pengetahuan).

        Kedua,dalam proses belajar mengajar guru harus mengembangkan pola student oriented  sehingga terbentuk karakter kemandirian, tanggung jawab, kreatif dan inovatif pada diri peserta didik, dengan teknik pembelajaran PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran aktif, inovatif,  kreatif, efektif dan menyenangkan serta gembira dan berbobot).